Pernah nggak sih kamu merasa hubungan asmara sedang di ujung tanduk? Pertengkaran datang silih berganti, kata maaf sudah kehilangan makna, tapi di dalam hati masih ada rasa yang nggak mau melepaskan. Rasanya pengen berbaikan, tapi nggak tahu harus mulai dari mana. Nah, lagu kolaborasi Dua Lipa x BLACKPINK yang berjudul “Kiss and Make Up” ini mengangkat persis perasaan rumit tersebut.
Dirilis pada 19 Oktober 2018, lagu ini menjadi bagian dari album Dua Lipa: Complete Edition. Lagu dance dengan sentuhan elektronik dan tropis ini langsung mencuri perhatian, bahkan berhasil menduduki posisi pertama di iTunes berbagai negara termasuk Indonesia. Lalu, apa sih sebenarnya makna di balik lirik Dua Lipa x BLACKPINK ini? Yuk, kita bahas.
Hubungan yang Terjebak Konflik Tanpa Ujung
Lagu ini dibuka dengan Dua Lipa yang menggambarkan situasi yang terasa sangat akrab bagi banyak pasangan. “We haven’t talked all morning / Bang my head, bang my head against the wall” (Kita belum bicara sepanjang pagi / Membenturkan kepalaku ke dinding). Diam-diam yang berkepanjangan, frustasi yang nggak tertahankan. Dia mengaku takut kehilangan kendali dan lelah mengulang-ulang kata yang sama.
Tapi di tengah semua kekacauan itu, ada satu kalimat kunci: “But this love’s important / Don’t wanna lose, don’t wanna lose you this way” (Tapi cinta ini penting / Tak ingin kehilanganmu seperti ini). Di sinilah letak konflik utamanya. Hubungan sedang hancur, tapi cintanya masih ada. Inilah yang membuat lagu Dua Lipa x BLACKPINK ini terasa begitu personal bagi banyak pendengar.
“Tired of Hearing Sorry”: Saat Maaf Kehilangan Makna
Salah satu bagian paling mengena dari lagu ini ada di bagian reff. Dua Lipa dan BLACKPINK menyanyikan “Tired of hearing sorry” (Muak mendengar kata maaf). Ini bukan sekadar kalimat biasa. Ini adalah teriakan kelelahan dari seseorang yang sudah terlalu sering mendengar janji perbaikan yang nggak pernah terwujud.
CewekBanget dalam ulasannya menyebutkan bahwa dalam hubungan yang nggak sehat, pertengkaran akan terus terjadi dan kata maaf menjadi salah satu kata yang paling sering didengar. Nggak jarang, kata maaf tersebut justru kehilangan makna.
Lagu ini menggambarkan pasangan yang merasa hubungan mereka sudah nggak bisa dipertahankan karena pertengkaran yang terus terjadi. Meskipun meminta maaf, keduanya sudah lelah karena pertengkaran akan terulang lagi. Ini adalah gambaran realistis tentang bagaimana konflik yang nggak pernah terselesaikan bisa menggerogoti hubungan dari dalam.
Just Wanna Kiss and Make Up One Last Time
Meskipun situasinya suram, ada harapan yang terselip di setiap bait. “Just wanna kiss and make up one last time” (Hanya ingin berciuman dan berbaikan untuk yang terakhir kalinya). Ini adalah permohonan terakhir—sebuah usaha putus asa untuk menyelamatkan apa yang tersisa.
Lagu ini mengilustrasikan pasangan yang sedang mengalami konflik dan jarak, tetapi mempunyai keinginan kuat untuk memperbaiki keadaan dengan berdamai. Medcom menambahkan bahwa lagu ini memberikan tekad dalam suatu hubungan untuk tidak mudah menyerah. Meskipun dihadapi konflik, mereka tetap harus melihat harapan yang ada.
Bagian verse yang dinyanyikan oleh Jennie dan Jisoo dalam bahasa Korea menambah kedalaman emosi. “I know someday it will all end / And you will leave, but / You destroy us, can’t we try to fix it again?” (Aku tahu suatu saat nanti semuanya akan berakhir / Dan kau akan pergi, tapi / Kau hancurkan kita, tak bisakah kita coba perbaiki lagi?). Kesadaran bahwa hubungan mungkin akan berakhir, tapi masih ada keinginan untuk mencoba sekali lagi.
Kolaborasi yang Lahir dari Pertemuan Tak Terduga
Di balik lagu Dua Lipa x BLACKPINK ini, ada cerita menarik. Dua Lipa mengungkapkan bahwa ia adalah orang pertama yang mengusulkan kolaborasi ini. Awalnya, lagu ini dipersiapkan untuk album keduanya. Namun, setelah tampil di Seoul dan bertemu dengan Jennie serta Lisa yang datang menonton konsernya, Dua Lipa merasa lagu ini akan terdengar hebat jika dinyanyikan bersama BLACKPINK.
Ia kemudian mengirimkan lagu tersebut kepada BLACKPINK, dan mereka merespons dengan cepat. Yang membuat kolaborasi ini spesial adalah BLACKPINK mengubah beberapa lirik bahasa Inggris menjadi bahasa Korea. Hasilnya adalah lagu dwibahasa yang memadukan vokal berat khas Dua Lipa dengan suara lembut Jisoo, Rosé, Lisa, dan Jennie.
“Kiss and Make Up” adalah lebih dari sekadar lagu dance yang enak didengar. Ini adalah cerminan perjuangan nyata dalam hubungan asmara—tentang bagaimana mempertahankan cinta ketika semuanya terasa hancur, tentang kelelahan mendengar maaf yang sama, dan tentang harapan terakhir untuk berbaikan. Perpaduan lirik Inggris-Korea, vokal yang saling melengkapi, dan produksi musik yang enerjik menjadikan lagu Dua Lipa x BLACKPINK ini karya yang terasa hidup.
Kalau kamu sedang mengalami masa-masa sulit dalam hubungan atau sekadar ingin mendengarkan lagu yang bisa mewakili perasaan rumit tentang cinta dan konflik, “Kiss and Make Up” layak masuk dalam daftar putarmu. Siapa tahu, dari liriknya kamu bisa menemukan cara baru untuk melihat masalah yang sedang dihadapi. Atau setidaknya, kamu nggak merasa sendirian dalam perjuangan mempertahankan cinta. Yuk, dengerin lagi lagunya sambil merenung—kadang kita memang cuma butuh satu kesempatan terakhir untuk berbaikan
Untuk Berita dan Update K-Pop lainnya, selalu buka todaykpop.com
Ikuti kami di Facebook, Twitter dan Instagram @todaykpopcom














